Kategori

Isi Kandungan

Followers

Promosi Blog Anda

Daftarkan Blog Anda Disini...Percuma

Suami, Pemimpin bagi Keluarga

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus Sunday, February 7, 2010 0 comments


Awal mula kehidupan seseorang berumah tangga adalah dimulai dengan ijab kabul. Saat itulah yang halal bisa jadi haram, atau sebaliknya yang haram bisa jadi halal. Demikianlah Allah telah menetapkan bahwa ijab kabul walau hanya beberapa patah kata dan hanya beberapa saat saja, tapi ternyata bisa menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.


Saat itu terdapat mempelai lelaki, mempelai wanita, dan saksi lalu ijab kabul dilakukan, sahlah keduanya sebagai suami-isteri. Status keduanya berubah, ada asalnya kenalan biasa tiba-tiba jadi suami, adapula yang tadinya tetangga rumah tiba-tiba jadi isteri. Orang tua pun yang tadinya sepasang, saat itu tambah pula sepasang, dialah orang tua isteri atau suami. Kerananya, andaikata seseorang berumah tangga dan dia tidak siap serta tidak mengerti bagaimana memposisikan diri, maka rumah tangganya hanya akan menjadi awal berdatangan aneka masalah.

Ketika seorang suami tidak sedar bahawa dirinya sudah beristeri, lalu bersikap seperti seorang yang belum beristeri, akan jadi masalah. Dia juga punya mertua, itupun harus menjadi bahagian yang harus disedari oleh seorang suami. Setahun, dua tahun kalau Allah mengizinkan akan punya anak, yang bererti bertambah lagi status sebagai bapa. Ke mertua jadi anak, ke isteri jadi suami, ke anak jadi bapa. Bayangkan begitu banyak status yang disandang yang kalau tidak tahu ilmunya justeru status ini akan membawa mudharat. Kerananya menikah itu tidak semudah yang diduga, pernikahan yang tanpa ilmu berarti bersiaplah untuk segera mengharungi aneka derita. Kenapa ada orang yang stress dalam rumah tangganya? Hal ini terjadi kerana ilmunya tidak memadai dengan masalah yang dihadapinya.

Begitu juga bagi wanita yang menikah, ia akan jadi seorang isteri. Tentu saja tidak bisa sembarangan kalau sudah menjadi isteri, kerana memang sudah ada ikatan tersendiri. Status juga bertambah, jadi anak dari mertua, ketika punya anak jadi ibu. Demikianlah, Allah telah menjadikan sedemikian rupa sehingga suami dan isteri, keduanya mempunyai peranan yang berbeza-beza.

Tidak bisa isteri menuntut emansipasi, kerana memang tidak perlu ada emansipasi, yang diperlukan adalah saling melengkapi. Seperti halnya sebuah bangunan yang menjulang tinggi, ternyata dapat berdiri kukuh kerana adanya prinsip saling melengkapi. Ada simen,bata, pasir, beton, kayu, dan bahan-bahan bangunan lainnya lalu bergabung dengan tepat sesuai posisi dan proporsinya sehingga kukuhlah bangunan itu.

Sebuah rumah tangga juga demikian, jika suami tidak tahu posisi, tidak tahu hak dan kewajiban,begitu juga isteri tidak tahu posisi, anak tidak tahu posisi, mertua tidak tahu posisi, maka akan seperti bangunan yang tidak diatur komposisi bahan-bahan pembangunnya, ia akan segera runtuh tidak keruan. Begitu juga jika mertua tidak pandai-pandai jaga diri, misal dengan masuk campur langsung pada pentadbiran rumah tangga anak, maka sang mertua sebenarnya tengah mengaduk-aduk rumah tangga anaknya sendiri.

Seorang suami juga harus sedar bahawa ia pemimpin dalam rumah tangga. Allah SWT dalam hal ini berfirman :
"Laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, kerna Allah telah melebihkan sebagian dari mereka atas sebagian yang lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta mereka..."(Q.S. An-Nisa [4]:34)

Dan seorang pemimpin hanya akan jadi pemimpin jika ada yang dipimpin. Ertinya, jangan merasa lebih dari yang dipimpin. Seperti halnya presiden tidak usah sombong kepada rakyatnya kerana kalau tidak ada rakyat lalu mengaku presiden, bisa dianggap orang gila. Makanya, presiden jangan merendahkan rakyat, kerana dengan adanya rakyat dia jadi presiden.

Sama halnya dengan kes orang yang menghina tukang jahit, padahal bajunya sendiri dijahit, "Hmm,tukang jahit itu pegawai rendahan". Padahal kalau bajunya tidak dijahitkan oleh tukang jahit, tentu dia akan kerepotan menutup auratnya. Dia dihormati kerna bajunya diselesaikan tukang jahit. Lain lagi dengan yang menghina tukang kasut, "Ah, dia mah cuma tukang sepatu". Sambil dia kemana-mana bergaya pakai kasut.

Tidak layak seorang pemimpin merasa lebih dari yang dipimpin, kerana status pemimpin itu ada jikalau ada yang dipimpin. Misalkan isterinya bergelar master lulusan luar negeri sedangkan suaminya lulusan sekolah menengah,dalam hal kepemimpinan rumah tangga tidak bisa jadi berbalik dengan isteri menjadi pemimpin kelaurga. Dalam kes lain, misalkan di pejabatnyanya isteri jadi atasan, suami
kebetulan stafnya.Saat dirumah beza urusannya. Seorang suami tetaplah pemimpin bagi isteri dan anak-anaknya.

Oleh itu, bagi para suami jangan sampai kehilangan kewajiban sebagai suami. Suami adalah tulang belakang keluarga, seumpama juruterbang bagi pesawat terbang, nakhoda bagi kapal laut, jurupandu bagi kereta api, pemandu bagi angkutan kota. Demikianlah suami adalah seorang pemimpin bagi keluarganya. Sebagai seorang pemimpin harus berfikir bagaimana mengatur bahtera rumah tangga ini mampu berkelok-kelok dalam mengarungi badai gelombang yang menerjang supaya dapat sampai bersama semua awak kapal lain untuk tiba di pantai harapan, suatu tempat di akhirat nanti, yaitu syurga.

Kerananya seorang suami harus tahu ilmu bagaimana mengharungi badai, ombak, relung dan pusaran air supaya selamat tiba di pantai harapan. Tidak ada salahnya ketika akan menikah kita merenung sejenak, "Saya ini sudah punya kemampuan atau belum untuk menyelamatkan anak dan isteri dalam mengharungi bahtera kehidupan sehingga bisa kembali ke pantai pulang nanti?!" Kerana menikah bukan hanya masalah mampu cari wang, walau ini juga penting, tapi bukan salah satu yang terpenting. Suami bekerja keras membanting tulang memeras keringat,tapi ternyata tidak solat, sungguh sangat rugi. Ingatlah kerana kalau sekadar cari wang, harap tahu saja bahawa garong juga tujuannya cuma cari wang, lalu apa bezanya dengan garong?Hanya beza cara saja, tapi kalau cita-citanya sama, apa bezanya???

Buat kita cari nafkah termasuk dalam proses mengendalikan bahtera. Tiada lain supaya makanan yang jadi keringat statusnya halal, supaya baju yang dipakai statusnya halal, atau supaya kalau beli buku juga dari rezeki yang statusnya halal. Hati-hatilah, walaupun di poket terlihat banyak wang, tetap harus pintar-pintar mengendalikannya, jangan sampai asal main comot. Seperti halnya ketika memancing ikan di tengah lautan, walaupun nampak banyak ikan, tetap harus hati-hati siapa tahu yang sangkut dipancing ikan yu yang justeru bisa mengunyah kita, atau nampak manis gemalai tapi ternyata ikan duyung.Ketika ijab kabul, seorang suami harusnya bertekad," Saya harus mampu memimpin rumah tangga ini mengarungi episod hidup yang sebentar di dunia agar seluruh anggota awak kapal dan penumpang bisa selamat sampai tujuan akhir, yaitu syurga". Bahkan jikalau dalam kapal ikut penumpang lain, misalkan ada pembantu, saudara atau yang lainnya, maka sebagai pemimpin tugasnya sama juga, iaitu harus membawa mereka ke tujuan akhir yang sama, yaitu syurga.


Allah Azza wa Jalla mengingatkan kita dalam sabdanya,"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu..." (Q.S. At-Tahrim[66]:6)

Kepada pembantu jangan hanya mampu suruh kerja saja, kerana kalau saja dulu lahirnya Allah tukarkan, majikan lahir dari orang tua pembantu, dan si pembantu lahir dari orang tua majikan, maka si majikan yang justru sekarang lagi ngepel. Pembantu adalah titipan Allah, kita harus mendidiknya dengan baik, kita tambah ilmunya, mudah-mudahan orang tuanya bantu-bantu di kita, anaknya bisa lebih tinggi pendidikannya, dan yang terpenting lagi lebih tinggi akhlaknya.

Inilah pemimpin ideal, yaitu pemimpin yan bersungguh-sungguh mahu memajukan setiap orang yang dipimpinnya. Siapapun orangnya didorong agar menjadi lebih maju.

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Kewujudan Jin, Iblis Dan Syaitan

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus Saturday, February 6, 2010 0 comments


KETIGA-TIGA makhluk ini ciptaan Allah SWT yang berurusan untuk mengganggu serta menyesatkan manusia. Ia dicipta daripada api seperti termaktub dalam al-Quran melalui firman bermaksud: "Dan Dia menciptakan jin dari api." (Surah ar-Rahman, ayat 15).


Mereka diberi keizinan Allah untuk menyesatkan manusia sehingga hari kiamat. Firman Allah bermaksud: "Sesungguhnya kamu (wahai iblis) diberi tangguh untuk mengganggu anak Adam hingga hari kiamat." (Surah Sad, ayat 81).

Hakikatnya mereka berasal dari satu golongan kerana al-Quran juga menggunakan istilah jin, iblis dan syaitan. Imam Al-Qurtubi dalam tafsirnya pernah mentafsirkan jin dengan makna iblis. Al-Quran menjelaskan ia asalnya kelompok malaikat (mengikut setengah tafsiran) yang ingkar perintah Allah.

Kebanyakan ulama tafsir menyatakan iblis adalah bapa kepada semua jin dan syaitan. Ia juga terdiri daripada yang beriman dan kafir. Ia tidak dapat dilihat oleh pandangan mata kasar manusia. Allah berfirman bermaksud: "Sesungguhnya dia (syaitan) dan kuncunya dapat melihat kamu sedangkan kamu tidak dapat melihat mereka." (Surah al-A'raf, ayat 27).

Ada pendapat mengatakan iblis dan syaitan berasal daripada golongan jin yang ingkar perintah Allah supaya sujud kepada Nabi Adam. Dikatakan bahawa Jin Afrit adalah yang paling aktif dan cerdik seperti sejarah Nabi Sulaiman dan Puteri Balqis dari Yaman.

Makhluk ini mampu menjelma dalam bentuk tertentu seperti sabda Rasulullah bermaksud: "Jin ada tiga golongan, bersayap dan mampu terbang di udara, berupa benda melata seperti ular dan sebagainya, berwajah cantik dan mengilai." (Hadis riwayat Hakim dengan sanad sahih).

Hadis daripada Aishah diriwayatkan Muslim, mengatakan anjing hitam adalah jelmaan syaitan. Begitu juga kucing dan keldai hitam kerana warna hitam adalah himpunan kekuatan bagi syaitan dan tenaga tambahan bagi mereka.

Tetapi bukan bermakna semua anjing, kucing dan kaldai hitam adalah syaitan kerana maksud ungkapan Rasulullah adalah gambaran kepada warna yang buruk dan kurang faedahnya bagi binatang itu.

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Admin Di Sana Sini

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments
Print

Mengapa Mengantuk Dalam Kelas

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


Ramai pelajar yang apabila mahu belajar terasa mengantuk. Ada pula yang tak sampai 10 minit berada depan buku mata terasa berat. Tidak tahu apa yang dibaca dan ini merugikan diri pelajar itu sendiri. Kali ini saya mahu membincangkan faktor-faktor menyebabkan mengantuk ketika belajar dan bagaimana cara untuk mengatasinya.

Tidak cukup tidur. Ini memanglah punca utama ramai pelajar mengantuk ketika guru mengajar disekolah. Ada sesetengah pelajar yang tidur lewat malam sehingga pukul 1.00 pagi. Sedangkan esok hari persekolahan dan terpaksa bangun awal. Ada yang tidur lewat kerana menelaah pelajaran. Ada pula pelajar yang tidur lewat kerana membuang masa dengan aktiviti yang tidak berfaedah seperti mendengar radio dan ber-IRC (chit chat) di internet sehingga pagi.

Kalaulah ini masalah anda maka nyatalah yang anda belum menetapkan matlamat dalam hidup anda. Pelajar yang bermatlamat tidak buang masa dengan urusan yang sia-sia. Kalau anda tidur lewat kerana mengulangkaji pelajaran maka anda juga perlu ubah tabiat buruk ini. Ingat pelajar yang cemerlang ialah pelajar yang ’study smart’ bukan semata-mata ’study hard’.


Tidur yang berlebih-lebihan. Tidur yang terlalu lama dan kerap juga menjadikan anda mengantuk. Tidur yang mencukupi ialah sebanyak 6-8 jam sehari. Pastikan anda tidak tidur lebih dari tempoh waktu ini.


Makan terlalu banyak. Ini juga merupakan satu tabiat buruk. Apabila anda kuat makan maka perut anda terpaksa bekerja kuat memproses makanan tersebut. Proses ini memerlukan banyak oksigen dan mengerah banyak tenaga. Ini membuatkan anda akan mudah mengantuk waktu dalam kelas dan ketika mengulangkaji.


Badan terlalu letih. Ada ketikanya anda mengantuk disebabkan badan anda terlalu letih dengan aktiviti sepanjang hari. Kalau anda ada masalah mengantuk cuba senaraikan semua aktiviti luar anda. Ada ketikanya andabersukan atau beriadah secara keterlaluan. Bermain bola diwaktu petang secara berlebih-lebihan. Berbasikal keliling kampung berjam-jam. Semua aktiviti ini memerah keringat dan membuatkan anda keletihan.


Beriadah dan senaman memang baik untuk kesihatan tetapi tujuannya kena betul. Perbaiki matlamat anda beriadah. Anda beriadah untuk membolehkan anda segar pada waktu malamnya bagi menelaah pelajaran. 20 – 30 minit sehari adalah mencukupi.


Ada pula sesetengak pelajar keletihan disebabkan aktiviti ko-kurikulum yang berlebih-lebihan. Anda tidak perlu terlalu aktif dalam kegiatan ko-kurikulum hinggakan tiada masa untuk mengulangkaji dan sehingga memenatkan badan. Terlibat secara ala kadar. Pilih aktiviti yang paling anda minati. Tidak ada gunanya kegiatan ko-kurikulum anda cemerlang sedangkan SPM anda kecundang. Tidak ada gunanya menjadi olahragawan/olahragawati sekolah tapi akhirnya bekerja hanya sebagai budak kilang.


Oleh itu pastikan kegiatan harian anda seimbang antara pencapaian akademik dan penglibatan ko-kurikulum. Pastikan anda tidak kesuntukan masa. Pastikan anda tetap segar dan tidak mengantuk dimalamnya.
sleepy chinese politician politisi cina tidur mengantuk.

Tiada minat belajar. Masalah ini sering dijadikan alasan oleh ramai pelajar. Sebelum saya pergi lebih jauh cuba fikirkan sejenak antara MINAT dengan BELAJAR manakah yang wujud terlebih dahulu? Minat tidak tercetus dengan sendirinya dalam diri anda. Ia sesuatu yang wujud disebabkan pengaruh-pengaruh tertentu seperti guru yang baik, penguasaan pelajaran yang sempurna, markah yang tinggi dan sebagainya


Pernahkah anda dengar adanya pelajar yang dapat markah 90% dalam sejarah berkata yang dia tak minat sejarah? Tidakkk! Oleh itu minat timbulnya apabila anda lihat dalam diri anda ada potensi untuk pergi lebih jauh. Minat mula timbul apabila anda dapat rasakan yang anda mula menguasai sesuatu mata pelajaran.


Oleh itu yang perlu anda perbaiki ialah cara belajar anda dan kegigihan anda sendiri. Anda pelu mempunyai kemahiran belajar yang tinggi agar mudah menguasai setiap perkara baru yang dipelajari.

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Taubat Ibarat Menangis Selepas Ketawa

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


Riwayat dari Saidina Ali.r.a ,bahawa seorang lelaki setelah selesai dari menunaikan solat,lantas berdoa kepada ALLAH denagn berkata: “Ya ALLAH Ya Tuhanku,aku bertaubat kepada-MU sekarang juga.”.Apabila Saidina Ali mendengar do’a orang itu lantas Saidina Ali pun berkata:


“Wahai anda yang sedang berdoa,sesungguhnya taubat yang engkau lakukan secara semberono adalah taubat yang dusta,dan taubatmu out memerlukan satu taubat yang lain.”

Maka berkata pula lelaki itu : ” Wahai Amirul mukminin Saidina Ali,sekiranya engkau menyuruh aku bertaubat yang lain pula,maka apakah sebenarnya taubat itu?..tolong terangkan kepada saya.”

Kata Saidina Ali kepada lelaki itu: ‘ Bahawa yang di katakana taubat iitu ada enam pengertian:

Yang pertama,sekiranya kamu telah melakukan dosa yang lalu,maka taubatnya hendaklah kamu menyesali segala kesalahan kesalahann dan dosamu itu.

Yang kedua,jika kamu melakukan kesalahan dan dosa kepada ALLAH kerana meninggalkan perintah yang wajib,maka hendaklah kamu mengerjakan semula kewajipan yang telah ditinggalkan itu.

Yang ketiga,sekiranya kamu melakukan kezaliman kepada orang lain,maka taubatnya ialah bahawa wajib bagi kamu memulangkan apa-apa juga yang berlaku kepada orang itu,sehingga tiada lagi perkara yang bersangkutan dengan orang yang kamu zalimi itu dan dia memaafkan segala penganiayaan yang kamu lakukan terhadapnya itu.

Yang keempat,maka sekiranya kamu melakukan maksiat sehingga diri dan dan jiwamu sebati dengan maksiat itu,maka demikian jugalah kamu wajib melakukan taat kepada ALLAH sehingga jiwamu sebati dengan ketaatan itu.

Yang Kelima,sebagaimana lazat dan manisnya maksiat itu,maka demikian jugalah kamu wajib melakukan taat kepada ALLAH sehingga jiwamu sebati dengan ketaatan itu.

Yang keenam,sekiranya kamu melakukan maksiat kepada ALLAH dalam keadaan kamu gembira dengan gelak ketawa,maka sampailah giliran kamu menangis menyesali dosa yang kamu lakukan itu berserta mengerjakan segala ketaatan kepada ALLAH swt.

Demikianlah pengertian taubat menurut Saidina Ali.r.a. bahawa urusan taubat itu bukan satu tugas sampingan yang dilakukan secara sambil lewa dan tergopoh-gapah.Walaupun lidah menyebut perkataaan taubat,namun ia tidak semestinya menjadi suatu permohonan taubat yang sebenar.

Taubat sekdarnya pada lidah tanpa menzahirkan tanda-tanda penyesalan yang lampau,dapat dibuktikan sebagai suatu permainan lidah semata-mata sekiranya dia masih lagi mengekallkan perbuatan yang membawa kepada dosa,maka bagi Saidina Ali r.a perbuatan tersebut hanyalah suatu pendustaan terhadap ALLAH s wt.

Saidina Ali menyifatkan taubat seperti itu adalah dusta,maka taubatnya itu bukan sahaja tidak menggugurkan dosa,malah ia menambahkan lagi dosa kepada dirinya,kerana ia telah berdusta kepada ALLAH dengan permainan lidah sekadar menyebut kalimah taubat sedangkan pada hakikatnya dia masih lagi mengekalkan perbuatan dosa.

Dosa yang disebabkan meninggalkan perintah wajib dari ALLAH,sama ada solat ,puasa ,zakat dan lain-lain lagi,maka meninggalkan kewajipan tersebut ibarat seseorang telah berhutang kepada ALLAH swt.Tanggungjawab orang yang berhutang mestilah membayar balik segala hutangnya itu.

Justeru itu tiiada jalan lain melainkan dia mesti membayar semula segala hutangnya iaitu hutang kewajipan yang tertinggal itu,jika dia meninggalkan solat,maka dia mesti mengiranya semula berapa tahun dia meninggalkan solat dari jumlah tahun itu dapatlah dia menganggarkan jumlah waktu solatnya yang tertinggal,maka sebanyak itu dia mengqada solatnyasehhingga selesai.

Begitulah juga sekiranya dia meninggalkan kewajipan yang lain,kerana jika dia tidak mengantinya semula,maka taubatnya tidak tergolong sebagai taubat yang tidak memenuhi syarat.

Saidina Ali menjelaskan sekiranya seseorang itu hendak bertaubat dari kejahatannya kerana menzalimi orang lain,maka tidak boleh tidak dia mesti memohon maaf,di atas apa jua kezaliman yang dilakukannya.Sekiranya ia melibatkan wang ringgit dan harta benda yang diambil secara bathil,sama ada mencuri,menipu dan rasuah,maka semua itu mesti diselesaikan dengan menjelaskan secara terperinci,pulangkan segala harta yang diambil secara zalim sehingga orang yang dizalimi berpuas hati dengan penyelesaian yang dilakukan.

Apabila segalanya sudah selesai maka barulah dia mendapatkan kemaafan dari orang yang berkaitan itu,setelah dimaafkan barulah dia boleh memohon taubat dari Akkah s wt.

Penglibatan seseorang dalam kegiatan maksiat lazimnya perbuatan itu menjerumuskan dirinya dan juga jiwanya sehingga benar-benar bebati dengan maksiat itu,oleh k erana itulah dia merassa seonok dan lazat dengan maksiat itu.Jika hati berbelah bahagi antara hendak melakukan maksiat dan takut kepada ALLAH ,nescaya dia dia berada di persimpangan jalan,akhirnya mungkin dia tidak akan melakukan maksiat itu.

Apabila seseorang itu sudah sebati dengan kejahaatan,maka cara bertaubatnya juga memerlukan kesebatian diri dan jiwa dalam menyesali kesalahan yang dilakukan,serta menyatukan jiwa dengan ketaatan,sehingga tidak lagi berbelag bagi antara ketaatan dan kejahatan.

Sebagaimana kita memasak timah sehingga lebur,selepa itu di tuang ke dalam acuan,maka demikian juga acuan ketaatan itu yang menjadikan seseorang itu sebati dalam jiwanya,dengan demikian dia tidak mungkin menoloeh lagi kepada kemaksiatan.

Selain itu,segala maksiat itu lazimnya adalah perkara yang disenangi oleh nafsu,sehingga terasa manis dan lazatnya maksiat itu.Orang sanggup mengorbankan harta benda dan maruah untuk melakukan berbagai-bagai maksiat yang sangat manis untuk dikecapi nafsu.Maka tidak dapat tidak apabila hendak bertaubat,dia terpaksa menerima hakikat bahawa ketaatan itu sgt pahit,dia terpaksa menghabiskan kesenangan hidup semata-mata kerana hendak menebus kesalahan yang lalu,dan semuanya adalah pahit.

Tetapi yang pahit itu merupakan ubat,maka sekali-kali dia tidak akan memuntahkannya,sebaliknya dia mesti menelannya kerana dia sedar bahawa ibarat orang sakit..berharap bahawaa kepahitan itu akan dapat menyembuhkan dirinya dari segala dosa

Kata-kata hukama’”Jalan menuju ke neraka itu dikelilingi dengan kemanisan dan kelazatan,kerana semuanya adalah sesuai dengan runtutan nafsu.Sebaliknya jalan ke syurga itu dikelilingi oleh onak duri kepahitan”..Sifat taat itu amat sulit untuk dicapai untuk dicapai,dia terpaksa menempuh segala pahit getir,namun terpaksa ditelan kerana dia sudah berazam untuk sembuh dari dosanya.

Dan akhirnya manusia terpaksa menangisi segala keterlanjuran yang laluu,setiap ketika dia terpaksa menitiskan air mata sebagai balasan kepada gelak ketawa mereka ketika mereka melakukan maksiat dan dosa dahulu.Memang begitulah adatnya,apabila sudah terlalu byk ketawa,akhirnya dia terpaksa menangis kerana penyesalan.

Sesungguhnya manusia seharusnya tidak ada masa untuk ketawa,kerana ketawa iu adalah bagi mereka yang tidak mempunyai sebarang masalah,sebab itu mereka sentiasa gembira.Manusia sebenarnya mempunyai permasalahan yang sukar umtuk diselesaikan,lantaran itu mereka tidak ada waktu untuk ketawa.

Justeru itu,meskipun Rasulullah s a w pernah ketawa apabila gembira,tetapi sekadar kelihatan gigi hadapannya sahaja,jauh sekali dari ketawa berdekah-dekah.Nabi pernah menyatakan kehairanan apabila melhat orang yang gelak ketawa,sehingga dia bertanya kepada orang itu,adakah dia sudah tahu bahawa dia pasti menjadi ahli syurga?Jika tidak,mengapa dia harus ketawa,sepatutnya seseorang itu menangis kerana dia belum tahu bagaimana nasibnya di akhirat kelak..

Orang yang boleh ketawa berdekah-dekah sedangkan dia tidak tahu nasib dirinya di akhirat kelak,tidak ubah seperti haiwan ternakan yang terus menguyah rumput walaupn tukang sembelih sudah menunggu di sisinya bersama-sama pisau yang tajam.

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Kau Kata Kau Cinta

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


I love you... .Memang senang nak ungkapkan kata cinta tanpa ada apa-apa perasaan pada si dia... pada saat kata cinta itu dilafazkan,kita rasa seperti dunia ni kita yang punya... bukan AHMAD ALBAB yang punya... hihi..tapi bukankah kita sepatutnya jangan terlalu teruja dengan semua yang berlaku... mungkin si dia hanya ingin bermain kata... tanpa kita sedar si dia telah menodai cinta kita...

tidak adil rasanya kaum hawa diperlakukan sebegitu rupa hanya kerana kami lemah dan cepat tersentuh hatinya... kenapa


Kenapa kita sering berjumpa orang yang salah sebelum yang sebetul-betulnya milik kita? kita juga sering diuji supaya lebih dewasa untuk menilai cinta itu jujur atau boneka? kadang kala kita rasa cinta hanya membuang masa kerana dek sikap kaum adam yang cuma berpura-pura... kenapa harus ada si dia di sisi kita? kenapa kita rasa sunyi bila dia tidak menghubungi kita? kenapa dialah orang yang kita tertunggu-tunggu setiap masa untuk berjumpa? pepatah "cinta itu buta" adalah contoh mengatakan manusia itu sememangnya buta bila dikaitkan dengan cinta kerana bila cinta itu wujud di dalam dada,mereka tidak dapat bezakan keadaan yang nyata atau maya,busuk atau wangi,baik atau buruk dan sebagainya..


Bilamana cinta antara dua jiwa bercantum menjadi satu,semuanya akan dilihat indah belaka..cinta dapat mengurangkan ketakutan dalam hati..cinta dapat melahirkan rasa kesedaran dalam hati... ..cinta membuatkan kita rasa sihat bilamana mendengar suaranya...


Tapi sedarlah... cinta kadang kala melalaikan kita... cinta juga boleh membuatkan kita kecewa... cinta sememangnya manis tapi ada pahitnya... tetapi janganlah bersedih ketika kehilangan cinta... mungkin pemergiannya ada alasan disebaliknya... yakinlah bahawa YANG ESA akan menemukan kita dengan si dia yang ditentukan untuk kita...

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Berita Hangat Kabinet SK Semantan Ulu

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus Friday, February 5, 2010 8 comments


KLIK GAMBAR..KALU TAK NAMPAK!!


Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Di Sebalik Debar Malam Pertama

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


Malam pertama adalah malam yang paling dinantikan oleh setiap pasangan pengantin baru.Satu pengalaman yg selama ini hanya mereka dengar atau baca dari buku atau sumber lain,kini benar-benar akan mereka alami sendiri.


Pasangan muda khususnya gadis kebanyakkannya belum mengetahui apa yang harus dilakukan saat menghadapi malam pertama .Mereka biasanya takut dan membayangkan rasa sakit ketika melayari malam pertama .

Perkara sebaliknya pula dirasakan oleh si teruna,dlm debar mereka biasanya tidak sabar utk mengalami sendiri peristiwa yg akan diingati seumur hidup.Sikap terburu-terburu pada malam pertama tanpa memikirkan perasaan pasangan mampu menghilangkan nikmat yg sepatutnya dirasai bersama pada malam pertama pengantin baru berlangsung dgn penuh nikmat, beberapa perkara harus diberi perhatian.

Persiapan Fizikal
Sudah siap sediakah keadaan fizikal anda utk menghadapi malam pertama. Khususnya kaum wanita.Pengantin perempuan biasanya lebih penat memandangkan selalunya mereka tidur lewat sehari sebelum majlis perkhawinan berlangsung dan harus bangn awal utk persiapan hari perkhawinan.

Maka ada baiknya jika sang suami melihat dan bertanyakan keadaan fizikal isterinya sebelum melakukan’aktiviti’. Malam pertama tidak semestinya harus dijalani pada malam sesudah majlis perkhawinan, sekiranya pasangan kepenatan,apa salahnya menunggu keesokan harinya, Setelah keduanya sudah bersedia laluilah malam pertama.

Persiapan Mental
Bagaimana dgn persiapan mental dan psikologi anda? Apakah anda sudah benar-benar siap sedia utk malam itu? Sering kali kenikmatan malam pertama tidak dapat dirasakan dengan maksimal kerana ketidaksediaan mental dan psikologi dari pasangan pengantin baru.

Jika ada salah seorang daripada anda belum sedia secara mental dan psikologi maka seeloknya berterus terang supaya keduanya bahagia dengan malam pertama yg bakal dilalui.

Cukupkah Ilmu Di Dada?
Hubungan suami isteri bagi pengantin baru adalah bidang baru yg perlu dipelajari lebih lanjut.Ibarat anda akan ke satu destinasi. Kalau sebelum sampai,anda hanya mendengar,kali ini anda akan melihat sendiri tempat tersebut.

Jadi sebaiknya bekalkan diri anda dengan pengetahuan yg memandai tentang hal ini. Pengetahuan ini akan memberi panduan utk melakukannya dengan betul dan seterusnya mencapai kepuasan. Suami harus tahu bahawa isterinya memiliki respons yg berbeza. Lelaki jauh lebih mudah terangsang, sedangkan wanita memerlukan waktu yg lebih lama.sekiranya suami mengetahui hal ini nescaya mereka tidak akan terburu-buru.

Tahu Bahagian Tubuh Yang Sensitif
Apakah anda telah tahu tentang ‘errogenous zone’ (bahagian tubuh yg sensitive terdadap rangsangan) pada diri anda dan pasangan? Pengetahuan tentang hal ini akan memudahkan suami memahami sama ada isterinya sudah bersedia atau tidak.Namun bagi isteri utk mengetahui apakah suaminya telah bersedia atau belum tantu jauh lebih mudah,bukan?

Jangan Makan Berlebihan
Saranan ini lebih ditujukan kepada pengantin lelaki. Sebelum menikmati malam pertama sebaiknya anda jangan makan terlalu banyak (terlalu kenyang). Jika anda makan terlalu banyak maka akan terjadi adalah sebahagian besar darah akan berkumpul dibahagian perut anda utk membantu proses percernaan makanan.akibatnya anda tidak akan mencapai ‘ketegangan’ yg dikehendaki dan seterusnya yg membuatkan anda dan pasangan tidak mencapai kepuasan dalam hubungan seksual.

Tinggalkan Kenangan Yang Indah
Peristiwa di malam pertama akan meninggalkan kesan yg mendalam.Ia akan menjadi kenangan indah buat pasangan suami isteri. Untuk itu, pastikan anda melakukannya dengan penuh kelembutan dan tatatertib supaya yg ditinggalkan adalah kenangan indah semuanya .

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Tangan..Usah Dikau Terbakar Di Sana

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


Indahnya 2 tangan yang mempunyai 5 jari setiap satunya.Subhanallah..inilah nikmat yang agung.Tanpa ibu jari,kita gagal utk memegang segala harta benda..kurangnya satu jari,kehidupan menjadi sukar..kurangnya 1 jari kaki,langkah kaki menjadi tidak teratur..


Maka nikmat Tuhan yang manakah lagi yang ingin kamu dustakan..

Jasad yang kepenatan,di rebahkan ke sebuah kerusi di hadapan pasaraya Guardian di shoping Kompleks..Menantikan sahabat mencari sesuatu di dalam.Alhamdulillah,kaki dan badan serta fikiran dapat di rehatkan seketika.Halwa telinga di sulami dengan lagu-lagu bingit dari gerai-gerai jualan hanphone buatan Malaysia.

Erk!!!....mengapa mereka buat begitu…??..tolong..tolong..tolong mereka..tolong mata ini…Habislah syaitan bersorak gembira.

Ya ALLAH..bantulah mereka..

Wanita..jangan jatuhkan harga dirimu yang mahal.Membiarkan tanganmu di sentuh,digengam erat penuh kasih sayang palsu bertopengkan nafsu.Dipeluk mesra oleh buaya-buaya ganas kelaparan.

Seketika..datang lagi..dan datang lagi pasangan seterusnya..Berjalan menghampiri pasangan lain,semakin menjalar pula tangan-tangan itu.Masya-ALLAH..semuanya melayu dan beragama ISLAM.Di mana ISLAM itu mereka letakkan.ISLAM is deen…Not just religion.!

Wahai anak muda ISLAM…tidakkah engkau fikirkan masa depan bakal anak-anakmu kelak?..Anak-anak yang bakal lahir dari kasih sayang berasaskan nafsu syaitan..nafsu keseronokan..bukannya dari CINTA suci Illahi?

Dan akhirnya anak-anak itulah yang akan menerima nasib dari sebuah perkahwinan yang telah di cemari dengan noda-noda hitam.

Bagaimana pula dengan tanganmu itu?Dapat terlihat dosa-dosa hitam mencurah-curah menitis dari jari –jemari yang mengengam yang bukan halal bagimu..Tangan yang ALLAH berikan sebagai amanah melakukan ibadah,engkau dustakan dengan melakukan dosa besar.

Tidakkah engkau tahu,setiap yang dilakukan walaupun sebesar zarah akan di hitung?walaupun mungkin dosa yang engkau lakukan telah lama sekali sehingga terlupa akan kejadiannya..

Setiap material di sekeliling..dinding,kerusi,meja,ayam goreng,ais krim,sudu,garfu akan menjadi saksi ALLAH,dan ALLAH akan menjadi pendakwa raya…

Aku sedar…dan yakin..anda semua tahu..wahai anak muda.Tetapi di butakan mata demi meraih cinta penuh nafsu.Jiwa Remaja yang mencari kebahagiaann.

Mungkin juga dikau ingin lari dari keadaan dosa ini..tetapi tidak mampu kerana wujudnya si pujaan hati di sisi yang sentiasa menyokong dan memeluk erat penuh ‘kasih sayang’ .Menjadi pelindung bagi wanita.Adakah mereka juga mampu melindungimu di sana kelak?

Duhai tangan…usahlah dikau terbakar di sana..

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Memo Untuk Anak Penzina..Kemuliaanmu Di Sisi Tuhan

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


Aduhai anak penzina,

Kau lahir kedunia.Dikeji.Tanpa dipinta,kau terpaksa

Menyusuri dunia yang zalim.Meniti hari demi hari dengan memijak

Sembilu dan duri.Tusukannya tajam menikam.

Maruahmu tercalar kerana dosa orang lain.

Hapuskanlah air matamu.Dengarkanlah bicara ini hanya untukmu.


Biarpun sejijik mana dirimu pada pandangan masyarakat,jangan sesekali kau memandang jijik pada dirimu sendiri.Kau berhak manjadi manusia terhormat.Jangan kau sendiri menghukum dirimu keji,dan jangan sesekali mencampakkan dirimu dalam kekejian..Ingatlah,sedikitpun kau tak meawarisi dosa penzina.Fitrahmu tetap suci bersih.

Ku terdengar jeritan batinmu. “Kenapa ALLAH menyeksaku begini?..Tanpa noda dan dosa,lahir dipersenda.Ahh..dunia penuh aniaya!”Kau merintih sayu saban hari.Pilu hatiku bila melihat kau terus berduka sambil mempersoalkan keadilan Yang Esa.

Lebih pilu hatiku bila kau turut memilih jalan hidup yang hina semata-mata sebagai tanda protes pada-Nya.Ramai anak penzina membawa keturunannya menjadi penzina seperti ibunya.Nauzubillah! Aku tak mahu ia turut menimpa dirimu.

Dirimu berhak berada di kedudukan terhormat,biar sehina manapun insane yang melahirkanmua.Jadilah terhormat di mata masyarakat apatah lagi terhormat pada pandangan ALLAH.Plihlah kehormatan bukan kehinaan.

KETAHUILAH DUHAI ANAK-ANAK YANG MULIA..

Bukan ALLAH yang zalim padamu.Maha suci ALLAH dari sebarang kezaliman.Segala yang datang dari-Nya pasti ada hikmah tersirat.Sebaliknya,penzina itulah yang berdosa terhadapmu dans eluruh keturunanmu.ALLAH sudah menunjukkan jalan,sudah member panduan,sudah membuka peluang,namun penzina itu tetap memilih jalan maksiat.Sungguh jijik dosa penzina!!

Damaikan hatimu duhai anak..

ALLAH Maha Penyayang.Dia mengujimu menjadi anak penzina kerana Dia tahu kau mampu menghadapinya.ALLAH mengetahui kemampuan kita lebih dari kita sendiri.Dia pasti membeli kesabaranmu dengan harga yang tinggi.Ganjaran syurga menanti di akhir setiap penderitaan hidupmu jika kau yakin pada-NYA....YAKINLAH!!.Hanya itu kesudahan terbaik yang menjadi impian setiap org beriman

Ketahuilah..ALLAH memilihmu!!

DIA ingin kau mengerti betapa pedihnya dosa penzina mengazab org lain.Utk apa kau mengerti?Supaya di dunia fana ini,kau tidak mengulangi kesilapan yang sama.Supaya dirimu tidak terjebak ke lembah kotor itu.Sejarah hidupmu akan menyebabkan kau lebih matang berhadapan kehidupan.Kematangan itu hadiah berharga dari Tuhan.

Ya..ALLAH melihatmu!

Pernahkah kau terfikir?ALLAH telah memilihmu menjadi anak penzina mungkin agar kau bangkit menyedarkan masyarakat tentang kejijikan zina.Agar kau mengoncang masyarakat yang hidup mereka jauh daripada petunjuk wahyu.Agar kau suluhkan mereka pintu menuju hidayah ALLAH.Kemudian dengan ‘asbab’itu,DIA melimpahkan ganjaran pendakwah buatmu..

Dakwah itu kerja mulia para nabi dan projek mega umat Islam.Dan akhirnya dengan ‘asbab’itu juga DIA memilihmu untuk ganjaran syurga.Senyumlah,pada janji-janji ALLAH yang menanti dirimu..

Tabahlah duhai anak!!

Lupakan duka hatimu.Jadilah penawar duka masyarakat.Atau sekurang-kurangnya jadilah penawar kepada insane yang melahirkanmu agar kembali ke pangkal jalan.Usah berdendam terhadap dirinya kerana dendam itu tidak menyumbang pada kebahagiaan.Pandanglah dirinya sebagai musafir dunia yang keliru mencari jalan pulang.Pandanglah dirinya dengan kacamata dakwah dan kasih sayang.Akuilah,dia tetap ibumu.Sampai bila kau ingin menghukum dirinya dengan keterlanjuran silam?Mungkin saat ini,dirinya sedang merindui taubat..Bantulah ia…

Duhai anak-anak yang dicintai..

Pulihkan keyakinan dirii.Penilaian dirimu terhadap dirimu sendiri jauh lebih penting daripada pandangan orang lain terhadap dirimu.

Terukanlah melangkah dengan kecekalan hati.Bangkitlah membina kemajuan diri.Celikkanlah masyarakat akan kemuliaan dirimu.Celikkanlah masyarakat akan indahnya hidup Bertuhan.Celikkanlah masyarakat akan keadilanj-NYA..

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Pesan Rasulullah - Penyakit Umat Islam Akhir Zaman

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 1 comments


Sabda Rasulullah s.a.w, "Apabila umatku telah membuat 13 perkara, maka bala pasti akan turun ke atas mereka itu:

1) Apabila kekayaan negara hanya dimiliki oleh golongan tertentu sahaja.
2) Apabila amanah dijadikan sebagai sumber untuk memperolehi keuntungan.
3) Zakat dijadikan hutang.
4) Suami yang taat pada isteri.


5) Anak menderhakai ibu bapa, sedangkan ia baik dengan teman-temannya, dan menjauhkan diri dari ibu bapanya.
6) Suara-suara ditinggikan dalam masjid.
7) Seseorang dimuliakan kerana kejahatannya.
8) Arak diminum dimana-mana sahaja tanpa kawalan.
9) Ramai lelaki memakai sutera.
10) Artis-artis disanjung tinggi.
11) Orang yang paling hina di kalangan sesuatu kaum diangkat sebagai pemimpin.
12) Banyak jenis muzik dimainkan.
13) Dan generasi umat Islam kini menyalahkan umat Islam terdahulu" - riwayat At-Tirdmizi

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Rombokan Kabinet

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus Wednesday, February 3, 2010 4 comments


KLIK GAMBAR JIKA TAK NAMPAK TULISANNYA!!



Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Hati Seorang Ayah

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbongkok-bongkok, disertai suara batuk-batuknya. Anak perempuan itu bertanya pada ayahnya : “Ayah, mengapa wajah ayah kian berkerut-merut dengan badan ayah yang kian hari kian membongkok ?”


Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang berehat di beranda. Si ayah menjawab : “Sebab aku lelaki.” Anak perempuan itu berkata sendirian : “Aku tidak mengerti”. Dengan kerut-kening kerana jawapan ayahnya membuatnya termenung rasa kebingungan.

Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu, terus menepuk-nepuk bahunya, kemudian si ayah mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang lelaki.” Demikian bisik Si ayah, yang membuat anaknya itu bertambah kebingungan. Kerana perasaan ingin tahu, kemudian si anak itu mendapatkan ibunya lalu bertanya kepada ibunya : “Ibu, mengapa wajah Ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian membongkok? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit ?”

Ibunya menjawab : “Anakku, jika seorang lelaki yang benar-benar bertanggungjawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.” Hanya itu jawapan si ibu. Si anak itupun kemudian membesar dan menjadi dewasa, tetapi dia tetap juga masih tercari-cari jawapan, mengapa wajah ayahnya yang tampan menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi membongkok?


Hingga pada suatu malam, dia bermimpi. Di dalam impian itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimah sebagai jawapan rasa kebingungannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan lelaki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan berusaha untuk menahan setiap hujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindung.”

“Ku ciptakan bahunya yang kuat dan berotot untuk membanting- tulang menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya.”

“Ku berikan kemahuan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari titisan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya”.

“Ku berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan dan kesejukan kerana tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga perkasanya dicurahkan demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih-payahnya.”

“Ku berikan kesabaran, ketekunan serta kesungguhan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun di setiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerapkali menyerangnya”.

“Ku berikan perasaan cekal dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi dan saling mengasihi sesama saudara.”

“Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian dan kesedaran terhadap anak-anaknya tentang saat kini dan saat mendatang, walaupun seringkali ditentang bahkan dikotak-katikkan oleh anak-anaknya.”

“Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan dan menyedarkan, bahawa isteri yang baik adalah isteri yang setia terhadap suaminya, isteri yang baik adalah isteri yang senantiasa menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka mahupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sepadan dan saling melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahawa lelaki itu senantiasa berusaha sekuat daya fikirnya untuk mencari dan menemukan cara agar keluarganya dapat hidup didalam keluarga bahagia dan badannya yang terbongkok agar dapat membuktikan, bahawa sebagai lelaki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya.”

“Ku berikan kepada lelaki tanggungjawab penuh sebagai pemimpin keluarga, sebagai tiang penyangga ( seri / penyokong ), agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh lelaki, walaupun sebenarnya tanggungjawab ini adalah amanah di dunia dan akhirat.”

Terkejut si anak dari tidurnya dan segera dia berlari, berlutut dan berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdoa, ketika ayahnya berdiri si anak itu menggenggam dan mencium telapak tangan ayahnya.

“Aku mendengar dan merasakan bebanmu, ayah.”

Nota : Bila ayah anda masih hidup jangan sia-siakan kesempatan untuk membuat hatinya gembira. Bila ayah anda telah tiada, jangan putuskan tali silaturahmi yang telah dirintisnya dan doakanlah agar Allah selalu menjaganya dengan sebaik-baiknya. Amin.

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Lelaki Yang Hebat

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 4 comments


Seorang lelaki telah berumahtangga dengan seorang wanita solehah. Hasil
dari perkahwinan ini pasangan tersebut telah dikurniakan beberapa orang anak lelaki dan perempuan. Kehidupan mereka sekeluarga sungguh bahagia dan sejahtera.


Si isteri sewaktu hidupnya, adalah seoarang wanita yang beriman dan
bertaqwa, berakhlak mulia dan rajin beribadah, dia juga adalah isteri yang
setia dan taat kepada suaminya, seorang ibu yang penyayang dan sebaik-baik pendidik kepada anak-anak-anaknya.


Rumah tangga yang indah ini kekal selama 22 tahun, sehinggalah si isteri
meninggal dunia. Setelah jenazah si isteri diuruskan dengan sempurna,
disolatkan dan dikebumikan, maka semua ahli-keluarga, saudara-mara dan
kaum-kerabat berhimpun di rumah si suami untuk mengucapkan takziah.
Kesemua yang berhimpun itu mahu mengucapkan kata-kata yang boleh
meringankan dan mengurangkan rasa pilu dan kesedihan si suami kerana
kehilangan isteri yang paling dikasihi dan dicintai.

Namun demikian, sebelum sempat sesiapapun berkata-kata, si suami telah
berkata: "Semoga tidak ada sesiapa pun dari kamu yang mengucapkan takziah
kepadaku sebaliknya dengarlah kata-kataku ini."

Semua yang berhimpun terkejut dan terdiam dengan kata-kata si suami itu..

Si suami meneruskan kata-katanya: "Demi Allah yang tiada Allah yang berhak
disembah melainkan-Nya, sesungguhnya hari ini adalah hari yang paling
bahagia dan gembira bagiku, lebih gembira dan bahagia dari malam pertamaku
bersama isteriku itu.

Maha Suci Allah, sesungguhnya isteriku itu adalah sebaik-baik wanita
bagiku, kerana dia sentiasa mentaatiku, menguruskan diriku dan anak-anakku
dengan sebaik-baiknya dan juga telah mendidik anak-anakku dengan sempurna.
Aku sentiasa bercita-cita untuk membalas segala jasa-baik yang
dilakukannya kepada diriku. Apabila ia meninggal dunia aku teringat sebuah
hadith Nabi SAW.

"Mana-mana wanita yang meninggal-dunia sedang suaminya redha kepadanya
pasti akan masuk ke dalam Syurga."

Sebelum meletakkan jenazahnya di dalam lahad, aku telah meletakkan
tanganku di kepalanya dan aku berkata: "Wahai Allah, Aku sesungguhnya
redha kepadanya, maka redhailah dia."
Kulang-ulang kata-kataku itu, sehingga tenang dan puas hatiku.

Ketahuilah sekalian, sesungguhnya aku, di saat ini amat berbahagia dan
bergembira, tidak dapat kugambarkan kepada kalian betapa hebatnya
kebahagian dan kegembiraan yang kurasakan ini.

Maka barang siapa yang telah bercadang untuk mengucapkan takziah kepadaku
atas kematian isteriku itu, maka janganlah kamu melakukannya. Sebaliknya
ucapkanlah tahniah kepadaku, kerana isteri telah meninggal dunia dalam
keadaan aku redha kepadanya.. Semoga Allah menerima isteriku dengan
keredhaan-Nya. "

MasyaAllah.. .alangkah bahagianya mendapat keredhaan suami seperti ini.
Adakah anda mampu lakukan seperti yang dilakukan sang isteri terhadap
suaminya sehingga pemergiannya diredhai dan membahagiakan suaminya.

Terima kasih

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Restu Ibu Bapa Beri Keyakinan

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 2 comments


“Kita sangat perlu kepada redha atau restu ibu bapa dalam semua perkara termasuk dalam membina rumah tangga,” kata Ustaz Hj. Ahmad Shukri Yusoff, yang merupakan Ketua Unit Syariah dan Penerangan Khas, Pusat Pungutan Zakat Wilayah Persekutuan.



Menurutnya, redha ibu bapa amat penting kerana ia membekalkan kita keyakinan untuk melangkah ke alam perkahwinan. Dan untuk mendapat redha ibu bapa, kita perlu menjaga hati mereka.

“Bayangkan kalau kita melangkah ke alam perkahwinan tanpa doa, restu atau redha ibu bapa, maka di hati kecil kita tidak akan ada keyakinan untuk menempuh alam yang baru itu,” ujar beliau.

Beliau berkata, perkahwinan merupakan satu proses untuk menyempurnakan agama. Tetapi, soal beliau, “Adakah sempurna agama jika sesuatu perkahwinan itu tidak mendapat restu ibu bapa?”

Katanya, perkahwinan yang dibina atas dasar cinta semata-mata umumnya tidak akan kekal lama. “Kalau berkahwin semata-mata kerana cinta, cinta boleh luntur. Kalau disebabkan dorongan seksual, ia juga boleh berkurang. Kalau berkahwin kerana duit, ini juga mungkin satu hari tidak stabil. Begitu juga kalau sebab kecantikan, kecantikan akan pudar akhirnya. Sebab itu Nabi s.a.w. menekankan bahawa perkahwinan itu adalah untuk menyempurnakan agama. Tanda kita betul-betul beragama, kita berkahwin mengikut sunnah Nabi,” jelasnya dalam temubual di kediamannya di Bandar Baru Bangi.

Dalam soal ini, katanya, ibu bapa umumnya lebih tahu menilai kesesuaian calon menantu kerana mereka melihat dari banyak aspek.

Jika Tak Direstui

Kesan yang jelas bagi perkahwinan yang tidak direstui ibu bapa adalah gagal mendapat keberkatan. Ustaz Ahmad Shukri Yusoff berkata, hilangnya keberkatan menyebabkan timbul masalah silih berganti dan timbul rasa tidak yakin dalam menghadapi masalah akibat tidak mendapat doa dan redha ibu bapa tadi.

“Kalau ada restu ibu bapa, apabila menghadapi sesuatu masalah, kita rasa yakin boleh menyelesaikannya walaupun masalah itu nampak berat,” ujarnya. Katanya, perkahwinan itu sesuatu yang membahagiakan tetapi tanpa redha ibu bapa maka lebih mudah berlaku huru-hara. Sebaliknya dengan keredhaan ibu bapa, perkahwinan terasa lebih menyeronokkan.

“Kita sering membaca kisah rumah tangga yang porak-peranda dan berlaku cerai-berai. Kalau dikaji, di hujungnya kita akan dapati perkahwinan itu dulunya tidak mendapat keredhaan ibu bapa. Ada yang disebabkan telah berlaku perkara tidak elok sebelum kahwin maka ibu bapa terpaksa setuju mereka berkahwin walaupun hati kecil mereka tidak meredhainya,” jelasnya.

Ustaz Ahmad Shukri mengajak kita merenung perkahwinan orang-orang dulu yang jodoh mereka betul-betul atas pilihan ibu bapa. “Kita tengok jangka hayat rumah tangga mereka lebih lama. Sekarang kahwin bermula dari cinta tapi peratus cerai tinggi. Hendak kata tak kenal, sudah kenal. Hendak kata tak cinta sudah cinta. Di situ sebenarnya peranan keredhaan ibu bapa. Keredhaan ibu bapa lebih kuat daripada cinta. Lafaz cinta tidak sekuat keredhaan ibu bapa,” ungkap Ustaz Ahmad Shukri.

Apabila Ibu Bapa Diam

Diam ibu bapa dengan pilihan jodoh anaknya mungkin menandakan mereka tidak bersetuju, cuma mereka tidak menyuarakannya secara terus-terang. Menjelaskan perkara ini, Ustaz Ahmad Shukri Yusoff berkata, “Diamnya itu mungkin tanda tidak setuju dengan pilihan anak tetapi dia tidak kata tidak setuju sebab tidak mahu melukakan hati anak.”

Dalam hal ini, katanya, si anak hendaklah cuba memahami isi hati ibu bapa dan menjaga hati mereka.Walaupun diam ibu bapa mungkin juga menandakan mereka berfikir dan bersetuju tetapi si anak perlu bertanya secara berhemah untuk memastikan ibu bapa betul-betul merestui pilihannya. Katanya, lazimnya jika ibu bapa redha dengan pilihan anaknya, mereka akan iringi dengan nasihat dan kata-kata semangat.

“Tapi jika tiada respons atau hambar saja, anak kena pastikan betul-betul untuk menjaga hati mereka,” ujarnya. Beliau berkata, ada ibu bapa yang menuruti pilihan calon pasangan anaknya setelah didesak atau dipujuk walaupun hati kecil mereka tidak benar-benar meredhainya.


Bawa Berbincang

Hati sudah suka, pasangan ‘ideal’ sudah ditemui tapi ibu bapa pula tidak bersetuju. Bagaimana? Jalan terbaik ialah bawa berbincang, kata Ustaz Ahmad Shukri Yusoff.

“Itu perlunya syura atau perbincangan. Tetapi apa yang berlaku hari ini adalah pertengkaran, bukan perbincangan. Pertengkaran tidak mendatangkan natijah yang baik.” Katanya, banyak masalah yang nampaknya berat dan tidak boleh diselesaikan tetapi apabila dibawa berbincang, ia selesai akhirnya. Begitu juga dengan masalah pilihan calon pasangan.

“Syura yang diadakan dalam keadaan hati bersih dan baik, insya-Allah natijahnya baik,” katanya sambil menambah, bukan ibu bapa saja perlu mendengar pandangan anak tapi anak juga perlu bersikap terbuka dalam mendengar pandangan ibu bapa. Ustaz Ahmad Shukri berkata, sikap berterus-terang perlu ada dalam berbincang dan kalau perlu, si anak boleh meluahkan perasaannya.

“Ada kes ibu bapa sayang pada anaknya tapi kadang-kadang hendak kawal anaknya dalam semua perkara… Bagi anak, dia rasa dikongkong. Dalam soal ini, ayah atau ibu jangan terlalu ketat sebab Sayidina Ali k.w. menyarankan agar kita mendidik anak mengikut zamannya. Minat dan citarasa tak sama. Bagi si anak, dia juga perlu cuba memahami ibu bapa, kerana niat ibu bapa adalah untuk menjaga demi kebaikan anaknya.”

Menurutnya, jika si anak merasakan ada kongkongan dalam memilih calon pasangan, dia perlu meluahkan isi hatinya tetapi dengan cara yang tertib dan tenang. “Kalau anak diam dan simpan, tidak selesai masalah juga. Memendam perasaan tidak boleh selesaikan masalah. Kena ada proses berterus-terang. Kalau dipendam hingga rasa tertekan, nanti kita akan sakiti hati ibu bapa pula apabila merasakan ibu bapa tidak memahami,” tambahnya. Katanya, setiap masalah ada penyelesaiannya tapi cara menyelesaikannya perlu betul.

Jaga Hati Mereka Sampai Bila-bila

Hati ibu bapa tetap perlu dijaga sampai bila-bila walaupun seseorang itu sudah ada tanggungjawab lain dalam rumah tangga yang dibina, kata Ustaz Ahmad Shukri Yusoff.

Katanya, bagi seorang wanita yang sudah berkahwin misalnya, tanggungjawab untuk mentaati suami tidak mengurangkan hak ibu bapanya untuk ditaati dan dijaga hati mereka. “Ada kes anak perempuan yang bila sudah berkahwin, tidak balik jenguk ibu bapa dan tidak hubungi mereka dengan alasan mentaati suami. Tidak dinafikan perlunya taat pada suami tapi dalam masa yang sama dia ada tanggungjawab pada ibu bapa yang hatinya perlu dijaga,” terang beliau.

Beliau menambah, tanggungjawab yang dipikul sebagai isteri atau suami tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabai dan melukakan hati ibu bapa dengan tidak membantu, menghubungi dan mengambil tahu kehidupan mereka. Pendek kata, menurutnya, si anak tidak boleh mengambil sikap, “Saya dah jadi isteri orang atau suami orang, tanggungjawab pada ibu bapa dah kurang.”

“Dalam hidup ini, setiap sesuatu akan dibalas. Jika kita menyakiti hati ibu bapa, apakah kita sanggup satu hari nanti anak kita melakukan perkara yang sama pada kita pula?” soal beliau.

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Bersangka Baiklah Sesama Insan

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 2 comments


Berikut adalah tips dari Syeikh Abdulkadir Al Jailani untuk sentiasa bersangka baik sesama insan.

* Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahawa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu :"Mungkin kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku".


* Jika bertemu anak kecil, maka ucapkanlah (dalam hatimu) :"Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepadaNya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku"..


* Jika bertemu orang tua, maka ucapkanlah (dalam hatimu):"Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku."


* Jika bertemu dengan seorang yang berilmu, maka ucapkanlah (dalam hatimu):"Orang ini memperoleh kurnia yang tidak akan kuperolehi, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku."


* Jika bertemu dengan seorang yang bodoh, maka katakanlah (dalam hatimu) "Orang ini bermaksiat kepada Allah kerana dia bodoh (tidak tahu), sedangkan aku bermaksiat kepadaNya padahal aku mengetahui akibatnya.Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku."


* Jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah (dalam hatimu) "Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak, mungkin di akhir usianya dia memeluk Islam dan beramal soleh. Dan mungkin boleh jadi di akhir usia diriku kufur dan berbuat buruk.

Marilah kita sama-sama ber husnudzhan sesama insan.Barangkali org yang buruk itu lebih baik dari kita pada masa akan dtg.

"Wahai org-org yg beriman!Jauhilah kamu dari prasangka,sesungguhnya sebahagian dari prasangka tersebut adalah dosa"
Al-Hujurat ayat 12


Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Tobat Maksiat

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus Tuesday, February 2, 2010 0 comments




Hayatilah lirik ini..renungilah senikatanya..semoga kita semua berada dibawah Rahmat dan LindunganNya..Amin..


Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Suami Yang Setia

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 10 comments


Seorang suami baru kematian isteri yang amat dikasihinya. Ketika suasana kesedihan di tanah perkuburan, sesudah imam membaca taklin, si suami terus menyiram air mawar, bukan satu cerek atau satu jar seperti kebiasaan orang, malah terus satu baldi.


Para hadirin merasakan tindak tanduk itu membayangkan betapa kasihnya suami ini kepada isterinya. Ramai yang bercucuran airmata melihat senario ini romantik ini. Tak kurang juga ramai daripada kalangan para hadirin yang berbisik di hati masing-masing betapa bernasib baik arwah mendapat suami yang bergitu setia dengan kasih sayang yang sedemikian solid.

Namum bagi kenalan rapat, tindak tanduk si suami ini mula minimbulkan tanda tanya apabila setiap pagi, tengahari dan malam si suami itu masih menyiram air di pusara arwah isterinya, bukannya secerek malah masih sebaldi serta ditaburkan baja. Kadang-kadang mereka mendapati beliau membawa kanta sambil meninjau dengan penuh teliti seolah-olah membuat kajian di atas tanah tersebut. Malah beberapa hari kemudian mereka telah melihat beliau memasang sprinkler di atas tanah perkuburan tersebut.

Apabila sudah masuk dua minggu amalan aneh ini berterusan, maka ada yang membuka mulut bertanya dan sekali gus ingin menasihati kerana bimbang takut-takut si suami ini semakin hilang akal lantaran kerinduan yang teramat sangat.

Apabila ditanya, si suami menjawab :
"Arwah isteri ku telah berpesan, jika beliau meninggal, janganlah kahwin lain sehingga rumput atas kuburnya tumbuh. Itulah sebabnya aku terpaksa siram sedemikian rupa untuk memastikan rumput agar cepat tumbuh!"

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Adab Bercinta

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 4 comments


Dalam surah ar-Rum ayat 21 Allah menyatakan, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah bahawa Dia menciptakan isteri-isteri bagimu dari kalangan kamu sendiri supaya kamu dapat hidup tenang bersama mereka dan diadakan-Nya cinta kasih sayang antara kamu. Sungguh, dalam yang demikian ada tanda-tanda bagi orang yang menggunakan fikiran”


ISLAM menggariskan akhlak yang terbaik untuk merealisasikan percintaan sesama lelaki dan perempuan yang mukalaf. Terdapat tiga peringkat percintaan yang mana orang Islam hendaklah mencuba sedaya upaya mereka untuk memelihara kesucian cinta itu daripada dicemari unsur-unsur maksiat dan perkara-perkara yang dapat membawa kepada kemurkaan Allah. Tiga peringkat tersebut adalah cinta sebelum perkahwinan, cinta selepas bertunang dan cinta selepas perkahwinan.

Cinta Sebelum Kahwin

Cinta sebelum perkahwinan adalah cinta yang hadir daripada pergaulan harian dengan individu yang mempunyai kesamaan daripada segi cita rasa, peribadi, minat dan cara hidup. Ada kalanya cinta ini adalah cinta pandang pertama yang hadir secara mendadak, dan ia juga mungkin cinta yang dibina secara berperingkat melalui pertemuan dan pergaulan harian. Cinta sebelum perkahwinan biasanya tidak digalakkan dalam Islam, kerana dikhuatiri akan menjerumuskan pencinta itu ke kancah maksiat dan kelalaian dalam percintaan. Walau bagaimanapun, jika percintaan itu mempunyai matlamat suci, iaitu untuk membawa pencinta itu ke jinjing pelamin dan ikatan yang sah, maka sebagai pencinta yang beriman dan takutkan Allah, mereka haruslah menjaga dan memelihara perkara-perkara berikut:

1.Menjaga batas-batas pergaulan dengan tidak menyentuh sesama sendiri, tidak membuang masa berjam-jam dengan bertelefon atau berbual-bual, dan tidak menjadikan pergaulan mereka seperti suami isteri yang sudah sah dinikahkan. Mereka harus sedar dan berasa malu kerana mereka masih belum mempunyai sebarang hak ke atas satu sama lain.

2.Menghormati maruah dan harga diri masing-masing, dalam erti kata lain tidak membenarkan diri berdua-duaan dengan kekasih, kerana orang yang ketiga adalah syaitan. Di samping itu tidak berhias-hias atau menampakkan perhiasan di hadapan kekasih kerana dikhuatiri boleh menaikkan nafsu syahwat kekasih. Sebaik-baiknya sebarang pertemuan hendaklah melibatkan mahram atau ibu bapa yang mengawasi tingkah laku mereka.

3.Mendapat restu dan kebenaran dari ibu bapa adalah faktor kejayaan dalam percintaan sebelum perkahwinan. Restu daripada ibu bapa memudahkan proses pertunangan dan pernikahan yang akan berlangsung sebagai kelangsungan daripada cinta itu. Ibu bapa harus memainkan peranan dengan memastikan anak-anak tidak melupakan tanggungjawab peribadi dan batasan akhlak dan ajaran agama semasa bercinta.

4.Berdoa dan menunaikan solat hajat supaya percintaan yang dimiliki akan diredai dan diberkati Allah. Bermohon kepada Allah supaya cinta itu dapat membawa kepada kesempurnaan peribadi dan kesempurnaan agama dengan mendirikan rumah tangga dan memelihara kelangsungan cinta itu.

5.Sentiasa melakukan solat Istikharah bagi meneguhkan hati supaya orang yang dicintai itu adalah yang terbaik untuk menjadi pasangan hidup sehingga ke akhir hayat. Janganlah mencintai seseorang kerana harta, rupa atau keturunannya, tetapi cintailah dia kerana agama dan kemuliaan akhlaknya. Solat istikharah membantu supaya individu yang bercinta itu tidak menyesal dengan pilihannya dan dia wajiblah menjuruskan percintaannya itu untuk mendirikan rumah tangga yang terpelihara. Sekiranya dia bercinta tanpa niat untuk berumah tangga tetapi sekadar ingin bermain-main dan bersuka ria, maka percintaan itu adalah penipuan dan setiap perbuatan ke arah itu mencetuskan dosa dan kemurkaan Allah.

Setiap perbuatan cinta seperti menyentuh kekasih, bersalaman, berdating, berpelukan dan bercanda adalah dilarang sebelum perkahwinan. Sebagai hamba Allah yang takut kepada kemaksiatan dan kehinaan hidup di dunia, pasangan kekasih hendaklah berasa malu untuk mempamerkan ‘cinta terlarang’ mereka kerana belum lagi diiktiraf oleh perkahwinan yang dituntut oleh syarak. Tetapi sebaliknya, apabila diikat dengan ikatan perkahwinan yang sah, perbuatan-perbuatan itu mendatangkan pahala dengan syarat suami isteri itu berusaha untuk menjaga batasan akhlak dan kesopanan tingkah laku apabila berada di khalayak ramai.

Cinta Selepas Bertunang

Kebanyakan orang yang bercinta menyimpan hasrat untuk mempertahankan cintanya hingga ke jinjang pelamin. Ber-tunang adalah cara yang dilakukan bagi menyempurnakan janji untuk berkahwin. Ia adalah tanda pengabadian cinta yang suci dan tulus. Cinta dalam pertunangan besar ujiannya kerana godaan dan cabaran yang datang dari pelbagai pihak mampu merubah hati dan pendirian pasangan. Orang yang bertunang dikatakan ‘berdarah manis’ kerana mudah terjebak kepada gangguan perasaan dan terdedah kepada pelbagai cabaran. Oleh sebab itu pertunangan tidak digalakkan untuk tempoh yang lama mengikut adat masyarakat Melayu. Malah ia tidak perlu dihebohkan kepada semua orang kerana dikhuatiri pasangan itu berubah hati dan tidak jadi melangsungkan perkahwinan.

Bertunang tidak sama dengan berkahwin. Bertunang adalah ikatan tetapi ia belum diteguhkan oleh akad yang menghalal-kan segala perhubungan antara lelaki dan perempuan. Bertunang adalah tempoh suai kenal bukan tempoh memadu asrama. Maka orang yang sedang bertunang tidak boleh melanggar batas-batas agama kerana mereka masih belum ‘halal’ untuk sentuh-bersentuhan, cium-berciuman dan sebagainya. Pihak lelaki perlu menyedari mereka belum lagi menjadi suami, begitu juga pihak perempuan belum bergelar isteri. Maka berhati-hatilah dalam pergaulan kerana syaitan sentiasa menjadi orang ketiga yang tidak jemu menggoda dan cuba merosakkan cinta yang terbina.

Cinta Selepas Kahwin

Allah mengiktiraf cinta selepas perkahwinan sebagai yang terbaik dan sumber segala kesenangan dan kasih sayang sebagaimana yang dinyatakan di dalam Quran ayat 21 surah ar-Rum, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah bahawa Dia menciptakan isteri-isteri bagimu dari kalangan kamu sendiri supaya kamu dapat hidup tenang bersama mereka dan diadakan-Nya cinta kasih sayang antara kamu. Sungguh, dalam yang demikian ada tanda-tanda bagi orang yang menggunakan fikiran”.

Cinta selepas perkahwinan adalah cinta yang diredai dan dituntut oleh ajaran Islam. Cinta seharusnya berputik mekar selepas pasangan suami isteri itu mendapat mandat yang agung untuk bercinta melalui ikatan yang sah dan diiktiraf oleh agama dan juga anggota masyarakat. Bagi menyuburkan cinta selepas perkahwinan, maka pasangan suami isteri haruslah menghormati hak-hak dan tanggungjawab kepada yang dicintai dengan penuh kecintaan dan kasih sayang. Antara cara-cara untuk menyuburkan rasa cinta sebegitu adalah:

1.Membuktikan cinta melalui ketaatan, kasih sayang, pengorbanan dan kesungguhan memuliakan pasangan dan rumah tangga yang dibina. Pasangan suami isteri hendaklah sentiasa saling hormat-menghormati, menghargai perasaan dan tutur kata, sentiasa mendoakan kesejahteraan keluarga dan berusaha memelihara amanah dan janji yang dibuat.

2.Melahirkan zuriat sebagai bukti cinta yang terjalin. Sekiranya ditakdirkan tidak mempunyai zuriat, suami hendaklah bersabar dan tidak terburu-buru untuk berkahwin lain. Seharusnya usaha dilipatkan gandakan untuk mendapatkan zuriat baik secara tradisional mahupun secara perubatan. Sekiranya tidak berhasil, bolehlah mengambil anak angkat sebagai langkah alternatif.

3.Mengasihi dan menghormati ahli keluarga pasangan suami isteri. Bagi mewujudkan keluarga yang harmonis, perhubungan kedua-dua belah pihak hendaklah dijaga dan dipelihara sebaik mungkin. Sesekali, hadiah dapat dijadikan penghubung kasih-sayang dan tidak lupa untuk bertanya khabar sekiranya tidak berkesempatan untuk menziarahi keluarga yang jauh.

Seharusnya Cinta…

Insan yang beriman sering kali meletakkan sandaran yang kuat dan kukuh kepada Allah. Maka, dalam soal percintaan, sering kali mereka bersikap tenang dan menyerah diri kepada ketentuan Allah. Ini adalah kerana mereka yakin cinta datang dari Allah dan hanya Dia sahaja yang dapat menganugerahkan atau menghapuskan cinta itu. Allah adalah Pencipta kepada cinta, dan setiap penciptaan-Nya ada matlamat dan sebab kewujudannya, yang sering kali tidak cuba difahami oleh manusia.

Hanya segelintir sahaja yang memahami hakikat didatangkan perasaan cinta itu, iaitu kembali kepada asal matlamat kejadian manusia; untuk menyembah dan melakukan ketaatan kepada Allah. Tidak kira apa bangsa ataupun agama sekalipun, hakikat cinta adalah kembali kepada mengagungkan dan membesarkan Tuhan yang menciptakan segala cinta. Agama Islam, Kristian, Buddha, Hindu serta lain-lain agama tetap mengupas persoalan cinta sebagai sumber kedamaian hati dan keamanan dunia.

Realiti cinta menuntut pengorbanan daripada setiap individu yang berani untuk melibatkan dirinya dalam percintaan. Cinta penuh dengan air mata, aliran perasaan yang amat deras dan getaran yang mengilukan hati. Cinta juga penuh dengan keindahan, keselesaan, kehalusan perasaan dan kenikmatan jasmani mahupun rohani. Ini adalah kerana, cinta tidak hanya melibatkan perasaan semula jadi antara lelaki dan perempuan sahaja tetapi juga melibatkan perhubungan antara manusia dan Tuhan, manusia dan alam, serta manusia dan perbuatan.

Oleh yang demikian, insan yang beriman dapat mengelakkan diri daripada melakukan kesilapan dalam pergaulan, kekecewaan dalam percintaan, dan kehancuran dalam kehidupan. Mereka memahami hakikat cinta dan jenis-jenis cinta yang wujud dalam dunia ini, lantas menjadikan fikiran mereka lebih terbuka dan bijaksana dalam menangani soal percintaan. Penderitaan, penyesalan, dan kebencian tidak dijadikan sebagai sumber yang boleh memudaratkan diri dan hati, tetapi sebaliknya sebagai sumber yang memberi kesedaran dan keinsafan akan hakikat kehidupan yang sebenarnya.

JADI WAHAI KAWA-KAWAN LAKUKANLAH PILIHAN YANG TERBAIK DEMI MENDAPAT SESUATAU YANG TERBAIK... JANGAN BIARKAN DIRI KITA DISELUBUNGIN DENGAN CINTA MANUSIA SAHAJA. CINTA ILLAHI ADALAH NO.1

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

Kecantikan Lelaki dan Kecantikan Wanita

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 0 comments


Kecantikan Lelaki

Kecantikan seorang lelaki bukan kepada rupa fizikal tetapi pada murni rohani. Lelaki yang cantik,adalah: -

1) Lelaki yang mampu mengalirkan airmata untuk ingatan

2) Lelaki yang sedia menerima segala teguran

3) Lelaki yang memberi madu,setelah menerima racun


4) Lelaki yang tenang dan lapang dada

5) Lelaki yang baik sangka

6) Lelaki yang tak pernah putus asa

Kecantikan lelaki berdiri di atas kemuliaan hati. Seluruh kecantikan Yang ada pada Nabi Muhammad adalah kecantikan yang sempurna seorang lelaki.


Kegagahan Wanita

Kegagahan seorang wanita bukan kepada pejal otot badan,tetapi pada Kekuatan perasaan. Perempuan yang gagah,adalah: -

1) Perempuan yang tahan menerima sebuah kehilangan

2) Perempuan yang tidak takut pada kemiskinan

3) Perempuan yang tabah menanggung kerinduan setelah ditinggalkan

4) Perempuan yang tidak meminta-minta agar di penuhi segala keinginan.

Kegagahan perempuan berdiri di atas teguh iman. Seluruh kegagahan yang ada pada Khadijah adalah kegagahan sempurna bagi seorang perempuan.

Sabda Rasulullah SAW :
"Sebarkanlah ajaranku walaupun satu ayat " Surah Al-Ahzab : Ayat 71

"Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya,maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar."

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print

10 Laluan Yang Bakal Dilalui Oleh Manusia Dari Dunia Sampai Akhirat

Posted by Blog Rasmi YM Syed Abi Ghufran Al-Idrus 2 comments


Bagaimana memudahkannya?
LALUAN MENUJU KE KUBUR
a. Jauhkan dari perbuatan mengumpat & mengeji
b. Hindarkan perasaan irihati (benci)
c. Jangan terpengaruh dengan harta dunia
d. Sucikan kadha' hajat dgn istibra (berdehem selepas buang air kecil!)


LALUAN UNTUK BERJUMPA IZRAIL
a. Bersihkan diri dengan bertaubat
b. Gembirakan hati orang Mu'min
c. Bayar semula kadha' (solat & puasa) yang tertinggal
d. Kasih sepenuh hati kepada ALLAH Taala

LALUAN UNTUK BERTEMU MUNGKAR NANGKIR
a. Mengucap dua kalimah syahadat
b. Suka memberi sedekah
c. Berkata benar
d. Bersihkan dan perbaiki hati

LALUAN UNTUK MEMBERATKAN TIMBANGAN
a. Belajar atau mengajar ilmu yang bermanafaat
b. Sucikan perkataan dan pakaian
c. Bersyukur dengan yang sedikit
d. Suka dan redha dengan yang didatangkan oleh ALLAH

LALUAN MEMANTAPKAN AMALAN
a. Jauhkan perkataan yang sia-sia
b. Pendekkan cita-cita dunia
c. Banyakkan puji-pujian kepada ALLAH
d. Banyakkan sedekah dan khairat

LALUAN MELALUI TITIAN SIRAT AL-MUSTAKIM
a. Kasihilah aulia ALLAH Ta'ala
b. Berbaktilah kepada kedua ibubapa
c. Berpegang teguh dengan hukum syara'
d. Bercakap perkataan yang baik sesama makhluk

LALUAN MENJAUHKAN DIRI DARI NERAKA
a. Banyakkan membaca al-Quran
b. Banyakkan menangis kerana dosa-dosa yang lalu
c. Tinggalkan perkara yang maksiat
d. Jauhkan segala yang haram

LALUAN UNTUK MEMASUKI SYURGA
a. Membuat kebajikan seberapa banyak yang boleh
b. Kasihi orang yang soleh
c. Kerjakan segala suruh-suruhan ALLAH
d. Merendahkan diri di antara semua makhluk ALLAH

LALUAN BERJUMPA DENGAN NABI MUHAMMAD
a. Kasihilah Nabi ALLAH
b. Kasihilah Rasulluah
c. Tuntutilah yang difardhukan oleh ALLAH
d. Banyakkan selawat Nabi S. a. w.

LALUAN UNTUK BERTEMU ALLAH
a. Serahkan seluruh jiwa raga kepada ALLAH
b. Hindarkan diri dari menderhaka kepada ALLAH
c. Betulkan dan baikkan i'tiqad kepada ALLAH
d. Bencikan segala yang diharamkan-Nya

Baca Lagi..dan Jangan Lupa Share Kat Member..
Print
Related Posts with Thumbnails

Sekapur Sirih


Salam...Selamat Datang Ke Blog Sagasama ...Ini Merupakan Sambungan Daripada Blog Yang Lama ( blogsagasama.blogspot.com ) Kerana Blog Yang Lama Sudah Terdelete Secara Tidak Sengaja...Semoga Sahabat Sekelian Mendapat Manfaat Dari Blog Ini...

Email dan YM Admin : sagasue@yahoo.com

ADMIN : TIDAK ON LINE





free counter